Beritaterkini - Setelah menyerahkan diri, Ali Mukkshon (36), pelaku pembunuhan secara maraton dimintai keterangan petugas Satreskrim Polresta Kediri. Pelaku adalah pembunuh terhadap Baidowi (40) bapak tiga anak asal Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Kamis (22/11) malam.
Dalam keterangan ke hadapan penyidik pada Jumat (23/11), Ali mengaku terbakar api cemburu. Sebab, sang istri disukai oleh korban. Bahkan, pelaku curiga keduanya telah berselingkuh. Hingga akhirnya mengambil keputusan menyusun siasat untuk menjebak korban.
Pria asal Dusun Semen, Desa Datengan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Kediri itu menghubungi korban menggunakan nomor telepon milik istrinya. Pelaku mengajak korban bertemu di belakang rumahnya di Dusun Nglaban, Desa Maron, Kecamatan Banyakan (TKP pembunuhan).
Karena ajakan tersebut melalui nomor HP istri pelaku, korban tidak menaruh curiga. Akhirnya, selepas Maghrib korban menuju ke lokasi menggunakan sepeda motor.
Saat korban datang di bawah rerimbunan bambu, langsung diserang oleh pelaku yang sudah menunggu di balik rerimbunan pohon bambu. Bapak tiga anak itu dibacok menggunakan sebilah sabit berkali-kali hingga akhirnya tewas.
Dari hasil autopsi, terdapat beberapa luka di tubuh korban. Di antaranya lengan kiri, dada sebelah kanan, betis kiri, dan tumit.
Usai menjalani autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri, jenazah langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Berdasarkan informasi yang kami dapati di lapangan, pelaku cemburu, karena istrinya diselingkuhi. Pelaku mengirimkan pesan SMS kepada korban menggunakan nomor HP istrinya. Setelah itu, pelaku melakukan pembunuhan kepada korban," kata AKP Kamsudi, Kasubag Humas Polresta Kediri.
Sementara itu, kematian Baedowi (40) warga Dusun Geneng, Desa Maron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri menyisakan duka mendalam bagi keluarganya. Pihak keluarga minta pelaku dihukum berat sesuai perbuatannya.
Pernyataan itu disampaikan Rokani (45) kakak korban. "Sikap keluarga, minta supaya pelaku dihukum seberat beratnya. Karena anaknya (korban) masih kecil-kecil," ucap Rokani ditemui di rumah duka.
Baedowi memiliki tiga orang anak. Kesehariannya, anak kedua dari tiga bersaudara ini bekerja sebagai buruh tani. Menurut Rokani, selama ini hubungan rumah tangga adiknya harmonis.
Terkait kabar terlibat asmara dengan istri pelaku, kami tidak tahu. Karena setahu kami hubungan keluarga Baedowi harmonis," imbuh Rokani.
Kini, istri korban masih sangat syok. Pihak keluarga berusaha menenangkannya.








0 komentar:
Posting Komentar